Tebo – Turnament Sepak Bola yang digelar di Desa Teluk Rendah Ilir Kecamatan Tebo Ilir Kab, Tebo berakhir ricuh. Kericuhan terjadi pada saat laga Semifinal yang mempertemukan Kesebelasan Tuo Ilir dan Kesebelasan Bulu Kasab Kab, Batang Hari.
Awal pemicu terjadinya kericuhan ini dimulai dari keributan antara panitia Teluk Rendah dengan Suporter dari Desa Tuo Ilir. Akibatnya, keributan tersebut berujung pengeroyokan dan penganiayaan yang menyebabkan salah satu supporter dari Desa Tuo Ilir meninggal dunia.
Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Tebo AKBP Fitria Mega, M.Psi, PSi saat dikonfirmasi di lokasi kejadian. Pihaknya menuturkan kejadian terjadi saat pertandingan babak pertama selesai sekitar pukul 16.00 Wib.
“Awalnya terjadi keributan hingga seorang supporter dari Desa Tuo Ilir di tahan Panitia. Merasa tidak senang suppoter yang lain protes dan terjadilah kericuhan hingga kedua belah pihak saling lemparndan menyebabkan sartu korban berama Yamato luka serius,”jelas Kapolres pada Jumat (26/8).
Lebih lanjut, korban sempat dilarikan ke RSUD Tebo dan sekitar pukul 06.16 Wib korban meninggal Dunia. Terkait situasi, masih melakukan upaya perdamaian, dan kondusifitas agar tidak ada keributan susulan antar warga.
“Saya bersama Bapak Kapolda Jambi dan Danrem serta beberapa PJU Polda tetap berupaya agar situasi kondusif, proses mediasi telah kita lakukan antara kedua belah pihak, hal itu untuk menyepakati supaya saling menjaga kondusifitas wilayah masing masing,”tegas Kapolres.
Sementara itu, untuk menjaga situasi tetap kondusif Polres Tebo mengerahkan personil untuk berjaga di perbatasan dibantu dari Polres Bungo dan Polres Batanghari serta anggota TNI.
