Binmas Noken Ajarkan Membaca dan Berhitung Anak di Kampung Kenyam

oleh -298,627 views
oleh

 

Kenyam – Binmas Noken Wilayah Nduga Operasi Damai Cartenz kembali gencarkan program Si – Ipar (Polisi Pi Ajar). Program Si-Ipar merupakan salah satu strategi Polri dalam mengentaskan buta aksara di tanah Papua.

Pada kali ini Tim Bimas noken yang dipimpin oleh Ipda Murtono, SH didampingi KBO Binmas Polres Nduga Ipda Nus Korwa,SH bersama beberapa anggotanya memberikan pengajaran pada anak -anak di kediaman Bpk. Etias Wasiangge bertempat di komplek pintu lima , kampung Kenyam, Kamis (1/09/2022).

Dengan bermodalkan poster alfabet dan angka Bripda Jetwin salah satu anggota Binmas Noken memberikan materi berupa pengenalan huruf dan angka. Selain itu anak yang sudah mampu menguasai materi dasar akan diberikan materi dasar berhitung. Anak-anak menerima dengan baik pelajaran yang diberikan, pada sela-sela pembelajaran Tim berikan permainan-permainan agar suasana pembelajaran menjadi menyenangkan.

Hal ini dibenarkan oleh Ipda Murtono selaku Korwil Satgas Binmas Noken Wilayah Nduga. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mengentaskan buta aksara dan ketertinggalan materi pembelajaran di kabupaten Nduga.

“Kegiatan ini merupakan program rutin kami. Anak-anak akan dikelompokkan dalam beberapa titik lokasi di Nduga yang nantinya akan Binmas Noken terus ajarkan secara bertahap. Sejauh ini anak-anak di kabupaten Nduga antuasias dalam mengikuti kegiatan ini, terlihat tadi saat pelajaran mereka sangat senang dan semangat dalam belajar. Kita yang mengajar pun jadi ikut bersemangat,” kata Ipda Murtono.

Pada kesempatan yang sama KBO Binmas Nduga Ipda Nus Korwa menuturkan program si ipar merupakan program yang paling menarik dan paling ditunggu kehadirannya oleh anak-anak di Nduga.

“Semangat belajar mereka tinggi, dari beberapa program Binmas Noken Program Si Ipar lah yang paling ditunggu dan disukai anak-anak. Mereka bisa belajar mendapatkan ilmu berharga dengan hati yang senang karena kami selipkan permainan-permainan sembari memberikan hadiah berupa snack dan alat belajar bagi mereka yang bisa menjawab pertanyaan dari kami. Terkadang bukan anak saja yang ikut belajar, orang tua pun ikut belajar membaca mendampingi anaknya,” tutur Ipda Nus.

Sebelumnya, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz II Kombes Pol Drs Ahmad Mustofa Kamal, SH mengatakan bahwa ini sudah menjadi bagian dari program kegiatan Binmas Noken, dengan memberikan edukasi kepada anak-anak sejak dini khususnya anak-anak yang putus sekolah.

” Program Si ipar adalah strategi Polri dalam hal ini Ops Damai Cartenz dalam upaya menyetarakan pendidikan di Papua dan usaha mengentaskan buta aksara di tanah Papua. Jika tidak kita, siapa lagi yang peduli. Mereka layak mendapatkan pendidikan selayaknya anak-anak pada umumnya, sehingga nantinya mereka bisa meraih cita-cita atau impian yang mereka inginkan,”tutup Kasatgas.