CDL: 10 Point Keutamaan Polisi dalam Pemolisiannya

oleh -45,122 views
oleh

JAKARTA – Kepolisian modern di era digital menuntut pendekatan yang komprehensif dan adaptif. Berikut 10 poin utama yang harus menjadi fokus kepolisian dalam menjalankan tugasnya.

 

1. Berdasar pada keutamaan polisi dalam pemolisiannya:

a. Kemanusiaan.

b. Keteraturan Sosial.

c. Peradaban.

 

2. Mendukung Supremasi Hukum dengan patuh hukum dan peraturan yang berlaku, Transparan dan Akuntabel.

 

3. Menghormati nilai nilai sosial yang berlaku.

 

4. Memberikan Jaminan dan Perlindungan HAM.

 

5. Tindakan Pemolisiannya pada ranah Administrasi maupun ranah Operasional dapat dipertanggung jawabkan secara:

a. Moral.

b. Hukum.

c. Administrasi.

d. Fungsional.

e. Sosial.

 

6. Pikiran, Perkataan dan Perbuatannya menunjukan:

a. Profesionalisme.

b. Humanisme.

c. Komunikatif.

d. Solutif.

 

7. Upaya Paksa maupun Penegakan Hukum yang dilakukan merupakan tindakan:

a. Kemanusiaan

b. Pencegahan.

c. Perlindungan, Pelayanan, Pengayoman, Pencegahan

d. Kepastian.

e. Edukasi.

 

8. Menginspirasi, Memotivasi, Menjadi Role Model atau Panutan.

9. Berjiwa Penolong.

 

10. Tidak melakukan tindakan yang kontra produktif atau merusak citra institusi.

 

(10 Point Sistem manajemen dan operasional yang cerdas / fungsional, smart policing).

 

1. Mengharmoniskan dan menyatukan antar model pemolisian (Policing).

 

2. Siap memprediksi, menghadapi, merehabilitasi berbagai permasalahan yang mengganggu keteraturan sosial.

 

3. Model pemolisian yang mampu berfungsi untuk lingkungan dan berbagai masalah konvensional, era digital, permasalahan yang berkaitan dengan forensik kepolisian.

 

4. Dapat di implementasikan tingkat lokal, nasional bahkan global.

 

5. Mengatasi berbagai gangguan keteraturan sosial yang by design.

 

6. Mengatasi keteraturan sosial dalam dunia virtual.

 

7. Memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan publik secara prima dalam one stop service.

 

8. Prediktif, proaktif dan problem solving.

 

9. Menjembatani dan mengatasi dalam berbagai situasi dan kondisi emergensi maupun kontijensi.

 

10. Diawaki petugas polisi yang profesional, cerdas bermoral dan modern.

 

(10 Point Polisi dalam Pemolisian yang Ideal sama dengan yang Aktual)

 

1. Adanya political will yang kuat.

 

2. Kepemimpinan yang transformatif.

 

3. Tim transformasi sebagai back up system.

 

4. Membangun birokrasi yang rasional dengan pendekatan yang impersonal berbasis kompetensi.

 

5. Membuat dan menerapkan SOP yang berisi:

a. Job description dan job analysis.

b. Standardisasi keberhasilan pelaksanaan tugas.

c. Sistem penilaian kinerja.

d. Sistem reward and punishment.

e. Etika kerja.

 

6. Menyiapkan SDM yang akan mengawaki atau bisa menjadi ikon atau panutan.

 

7. Menerapkan model smart management yang berbasis pada sistem on line dan menerapkan merit system.

 

8. Mereformasi lembaga pendidikan dan pembinaan SDM.

 

9. Monitoring dan evaluasi secara internal dan eksternal.

 

10. Membuat pola pola pengembangannya.

 

 

Artikel Tulisan Karya Kalemdiklat Polri, Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.