Antisipasi Karhutla, Kapolsek Mendahara Hilir Cek Kesiapan Peralatan Damkar di Perusahaan Perkebunan

oleh -44 views
oleh

JAMBI – Guna memastikan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kepala Kepolisian Resor Tanjung Jabung Timur, AKBP Ade Candra, S.P.,S.I.K. melalui Kapolsek Mendahara Hilir, Iptu Mulyadi  melakukan inspeksi mendadak dan pengecekan sarana prasarana pemadam kebakaran di sejumlah perusahaan perkebunan di wilayah hukumnya.

Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh peralatan pemadam api milik perusahaan dalam kondisi prima dan siap digunakan sewaktu-waktu jika terjadi titik api (hotspot). Selain mengecek mesin pompa air, selang, dan nozzle, Kapolsek beserta personel juga meninjau ketersediaan embung atau sumber air di area konsesi perkebunan.

Kapolsek Mendahara Hilir, Iptu Mulyadi, Kamis (16/04/2026) menyampaikan bahwa kolaborasi antara kepolisian dan pihak perusahaan perkebunan sangat krusial dalam pencegahan karhutla. Menurutnya, perusahaan memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga areanya agar tidak menjadi sumber bencana kabut asap yang merugikan masyarakat luas.

“ Kami ingin memastikan semua alat pemadam di perusahaan perkebunan di wilayah hukum Polsek Mendahara Hilir ini berfungsi. Tidak hanya alat, personel Satuan tugas (Satgas) pemadam kebakaran internal perusahaan juga harus selalu dalam posisi siaga dan memiliki keterampilan yang mumpuni ,” ujar Kapolsek Iptu Mulyadi.

Dikatakan juga olehnya. Selain memeriksa fisik peralatan, pihaknya juga memberikan sosialisasi mengenai larangan membakar hutan dan lahan.

” Kita juga turut mengingatkan kepada pihak Perusahaan untuk rutin melakukan patroli di titik-titik rawan, terutama yang berbatasan langsung dengan lahan masyarakat “, tegas Iptu Mulyadi.

Selanjutnya, Kapolsek Mendahara Hilir juga menambahkan. Bahwa Pihak manajemen perusahaan menyambut baik langkah proaktif Polri ini dan berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dalam upaya pencegahan karhutla.

” Dengan langkah antisipasi sejak dini, diharapkan wilayah Mendahara Hilir dapat terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan “, tutup Iptu Mulyadi.