Mengenal Sosok Katim Klewang Aiptu David Wewe Yang Masuk Nominasi Hoegeng Award 2026

oleh -10 views
oleh

SUMBAR – Nama Aiptu Dafit Rico Darmawan atau yang lebih akrab disapa David Wewe kini menjadi perbincangan hangat di seluruh Indonesia. Polisi berpenampilan khas dengan rambut gondrong ini resmi masuk dalam daftar nominasi Hoegeng Awards 2026, penghargaan tertinggi dan paling bergengsi bagi anggota Kepolisian Republik Indonesia, yang di selenggarakan detikcom bekerja sama dengan Polri.

Ia satu-satunya perwakilan dari Sumatera Barat yang lolos ke tahap nasional dalam kategori Polisi Berdedikasi, sebuah kategori yang menghargai pengabdian luar biasa, pelayanan prima, dan kedekatan tulus dengan masyarakat.

Perjalanan Hidup: Dari Kegagalan Menuju Pengabdian

Lahir sebagai anak kedelapan dari sembilan bersaudara di keluarga sederhana, impian David menjadi polisi sudah tumbuh sejak ia masih duduk di bangku SMP. Perjalanannya tidak mudah: ia gagal mengikuti tes masuk kepolisian sebanyak empat kali antara tahun 1997 hingga 1999, namun tidak pernah menyerah. Akhirnya, pada tahun 2000, cita-citanya terwujud dan ia diterima menjadi siswa Bintara Polri.

Bertugas pertama kali di Unit Sabhara Polda Sumbar, setahun kemudian ia meminta pindah ke Satreskrim, Kepulauan Mentawai, karena ingin langsung turun ke lapangan dan membantu menyelesaikan masalah masyarakat. Sejak tahun 2006 hingga kini, ia bertugas di Satreskrim Polresta Padang, dan kini menjabat sebagai Kasubnit II Unit VI sekaligus Katim Klewang yang sangat dikenal masyarakat karena kecepatan tanggap dan keberaniannya. Sudah hampir 24 tahun ia mengabdi, dan sepanjang masa itu namanya selalu identik dengan sosok polisi yang tegas namun tetap manusiawi .

Ciri Khas: Polisi Gondrong yang Dicintai Warga

Yang paling membuat David Wewe berbeda adalah penampilan rambut panjangnya. Di tengah lingkungan kepolisian yang umumnya berambut pendek, ia mempertahankan ciri khas tersebut, namun tetap dalam batas aturan dan ketertiban. Penampilan unik ini justru menjadi identitas yang membuatnya mudah dikenali dan disayangi masyarakat.

“ Bagi saya, penampilan bukan segalanya. Yang terpenting adalah bagaimana kita melayani, menolong, dan menjaga keamanan warga. Rambut gondrong ini malah menjadi jembatan agar masyarakat lebih mudah mendekat dan berbicara dengan saya ,” ujar David, seperti dikutip dari berbagai wawancara.

David dikenal sangat dekat dengan semua kalangan, tanpa membedakan latar belakang, status sosial, atau asal-usul. Ia selalu menyambut laporan warga, sekecil apa pun masalahnya, dan selalu merespons dengan cepat. Berkat pendekatan ini, Posko Tim Klewang yang dipimpinnya sering menjadi tujuan utama warga untuk melapor, bahkan melebihi jalur resmi biasa.

Akademisi Universitas Andalas, Sari Lenggogeni, yang mengusulkan namanya untuk penghargaan ini, menilai: “Dedikasi David luar biasa, responsif, dan melayani siapa saja tanpa pandang bulu. Ia menjadi teladan bagaimana seharusnya aparat hadir di tengah masyarakat.”

Jejak Pengabdian: Tak Hanya Tangkap Penjahat, Tapi Juga Penolong

Di lapangan, David Wewe dan Tim Klewang terkenal dengan strategi penyamaran yang jitu dalam menangkap pelaku kejahatan, mulai dari perampokan, pemerasan, hingga kasus kekerasan. Aksi-aksi keberaniannya sering terekam dan viral di media sosial, namun di balik itu semua, ia memiliki sisi lain yang sangat lembut dan peduli sosial .

Saat bencana banjir bandang melanda Padang akhir tahun 2025 lalu, David terjun langsung ke lokasi terdampak, membagikan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan pokok, bahkan membantu warga membersihkan rumah mereka. Ia juga aktif mendampingi mahasiswa saat demonstrasi, mendekat bukan sebagai musuh, tapi sebagai kakak atau pelindung, sehingga suasana tetap aman dan kondusif .

Selain itu, David juga memanfaatkan media sosial untuk edukasi hukum. Melalui akun Instagram dan kanal YouTube-nya, ia membagikan informasi keamanan, cara menjaga diri, serta dokumentasi tugas dengan bahasa yang mudah dimengerti. Kanalnya kini memiliki puluhan ribu pengikut dan menjadi salah satu sumber informasi keamanan yang paling dipercaya di Sumatera Barat.

Makna Masuk Nominasi Hoegeng Awards 2026

Hoegeng Awards diberi nama dari Jenderal Hoegeng Iman Santoso, Kapolri legendaris yang dikenal paling jujur, bersih, dan sangat dicintai rakyat. Masuknya David Wewe ke dalam daftar ini bukan sekadar pengakuan prestasi, melainkan bukti bahwa sosok polisi yang baik, jujur, dan dekat rakyat masih banyak ada di Indonesia.

Bagi David sendiri, nominasi ini bukan miliknya sendiri, melainkan milik seluruh Tim Klewang dan masyarakat Padang yang selalu mendukung. “Ini bukan kemenangan saya, tapi kemenangan kita semua. Saya hanya menjalankan tugas dengan hati, seperti ajaran mendiang Jenderal Hoegeng: polisi itu pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tegasnya.

Kini, nama David Wewe menjadi simbol harapan dan perubahan. Ia membuktikan bahwa polisi tidak harus kaku atau jauh, tetapi bisa hadir sebagai sosok yang ramah, berintegritas, dan selalu ada di saat masyarakat membutuhkan. Apakah ia akan membawa pulang penghargaan utama? Kita tunggu hasilnya, namun yang pasti: nama David Wewe sudah tercatat sebagai salah satu polisi teladan yang menginspirasi seluruh bangsa Indonesia.