11 Jenazah Berhasil Diidentifikasi, 3 Masih Menunggu Hasil Uji DNA Polri

oleh -106 views

Jakarta — Sejak Jumat, 8 Mei 2026, Tim Laboratorium DNA Biro Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan (Labdokkes) Pusdokkes Polri telah bekerja secara intensif dalam proses identifikasi korban melalui metode ilmiah berbasis DNA.

Karolabdokkes Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.F, menyampaikan bahwa seluruh proses identifikasi dilakukan secara ketat dan profesional guna memastikan keakuratan data.

“Seluruh proses pemeriksaan DNA dilakukan secara rigid dan profesional, mulai dari pemeriksaan awal sampel, ekstraksi, kuantifikasi, amplifikasi, elektroforesis, analisis profil DNA, hingga penerbitan surat hasil pemeriksaan DNA,” ujarnya.

Tim menerima sampel DNA post mortem dari jenazah korban serta sampel ante mortem pembanding dari pihak keluarga. Seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara ketat dan profesional, mulai dari tahap pemeriksaan awal sampel, ekstraksi, kuantifikasi, amplifikasi, elektroforesis, hingga analisis profil DNA dan penerbitan hasil resmi.

Hingga saat ini, sebanyak 11 jenazah berhasil diidentifikasi melalui uji DNA, dengan rincian sebagai berikut:
1. PM62/B/MTR/0002 teridentifikasi sebagai Aldi Sulistiawan bin Anwarudin (laki-laki), anak biologis Anwarudin.
2. PM62/B/MTR/0003 sebagai Hj. Syamsiah Bachri binti Samaah (perempuan), ibu biologis Yoga Aulia Graha.
3. PM62/A/MTR/0004 sebagai Zulpan Efendi bin Gusti (laki-laki), anak biologis Gusti Pulungan.
4. PM62/C/MTR/0008 dan PM62/C/MTR/0008C merupakan satu individu, yaitu Agustina Maharani binti Kambali (perempuan), anak biologis Kambali.
5. PM62/C/MTR/0010 sebagai Martoni bin Mardani (laki-laki), ayah biologis Rimba Bagas Kara.
6. PM62/D/MTR/0011 sebagai Aryanto bin Yasin (laki-laki), ayah biologis Rangga Saputra.
7. PM62/C/MTR/0012 sebagai Klinton Wardana Marbun bin Dohar Saut Marbun (laki-laki), anak biologis Juliana Sianturi.
8. PM62/B/MTR/0005 sebagai Bahrul Ulum (laki-laki), adik kandung Misbah Sanjani.
9. PM62/C/MTR/0007 sebagai Syafruddin NST (laki-laki), kakak kandung Ahmadi Sudarta NST.
10. PM62/D/MTR/0013 sebagai Alif Supriyatin (laki-laki), anak biologis Kamisah.
11. PM62/A/MTR/0015 sebagai Budiyanto (laki-laki), ayah biologis Siti Junainah.

Selain itu, terdapat 3 jenazah yang berhasil diidentifikasi melalui data sekunder, yaitu berdasarkan data medis serta properti yang ditemukan bersama korban:
1. PM 0008B teridentifikasi sebagai Abella Zea Septiana binti Aldi Sulistiawan, berdasarkan data medis dan DNA.
2. PM 0016 sebagai Zulkifli bin M. Hasan, berdasarkan data medis dan properti berupa kalung.
3. PM 0009 sebagai Sukono, berdasarkan data medis serta barang pribadi seperti dompet, KTP, dan SIM.

Brigjen Sumy Hastry menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus bekerja maksimal dalam proses identifikasi korban. Masih terdapat 3 jenazah yang belum teridentifikasi, yakni PM 0001, PM 0006, dan PM 0014. Ketiganya masih dalam proses pemeriksaan lanjutan melalui uji DNA.

“Kami berkomitmen untuk bekerja secara profesional dan transparan demi memberikan kepastian identitas kepada setiap korban dan keluarga,” tegasnya.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa seluruh proses identifikasi dilakukan secara profesional dan transparan guna memastikan keakuratan data serta memberikan kepastian kepada keluarga korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.