Polri Untuk Masyarakat: Kapolda Sultra Resmi Luncurkan Inovasi Sim Masuk Pulau di Gelaran Acara Bhayangkara Run 2026

oleh -13 views
oleh

KENDARI – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H.,S.I.K.,M.H. secara resmi meluncurkan dua kegiatan besar sekaligus pada hari Minggu (05/07/2026). Kegiatan tersebut adalah pembukaan rangkaian Bhayangkara Sultra Run 2026 guna memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, dan peresmian program Inovasi unggulan SIM Masuk Pulau (SIMPUL) yang menjadi wujud nyata kehadiran Polisi Lalu Lintas (Polantas) di tengah masyarakat di wilayah kepulauan, bertempat di Lapangan Tugu Religi Eks MTQ Kendari.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Ir. Hugua, Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala, Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, S.I.P., M.Han., Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., unsur Forkopimda Sultra, para Pejabat Utama Polda Sultra, Ketua Bhayangkari Daerah Sultra Ny. Ika Himawan Bayu Aji beserta jajaran pengurus Bhayangkari.

Dan diikuti oleh personel Polri dan TNI, serta ribuan pelari dari Kota Kendari dan berbagai kabupaten di Sulawesi Tenggara, yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari instansi pemerintah, komunitas lari, hingga masyarakat umum yang bersama-sama menempuh lintasan sejauh delapan kilometer sebagai simbol sinergi dalam mewujudkan Indonesia yang sehat, aman, dan harmonis.

Dalam sambutannya, Kapolda Sultra, Irjen Pol. Dr.Himawan Bayu Aji, S.H.,S.I.K.,M.H. menyampaikan bahwa Bhayangkara Sultra Run 2026 bukan sekadar ajang olahraga, melainkan sarana mempererat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat.

” Lari bersama ini menjadi simbol persatuan, kebugaran, dan semangat melayani. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif, menjadikan momen ini sebagai ajang silaturahmi yang menyenangkan ,” ujarnya.Orang nomor satu di Polda Sultra itu juga menerangkan, bahwa peluncuran program Inovasi SIM Masuk Pulau atau SIMPUL ini adalah bertujuan menjawab kebutuhan masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan. Sebagai daerah yang memiliki banyak pulau, selama ini warga sering mengalami kesulitan mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) karena harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota atau kabupaten.

” Program ini merupakan wujud Polri Untuk Masyarakat, dan telah di koordinasikan dengan Kakorlantas Polri, sehingga selaras dengan Perpol No 2 Tahun 2023 Tentang Mekanisme penerbitan SIM. yang mana program ini bisa memproduksi penerbitan SIM A dan C yang baru, dimana sarana ujian praktek dan teori dibuat sedemikian rupa, agar bisa dibawa kemana mana secara mobile oleh tim untuk melayani masyarakat “, terang Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji.

Jenderal bintang dua di pundak itu menegaskan, Inovasi Ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mewujudkan pelayanan publik yang adil dan merata. Kehadiran Inovasi ini diharapkan juga dapat memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat di daerah kepulauan, mengurangi angka pelanggaran, serta menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

Selanjutnya, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, menyampaikan apresiasinya atas hadirnya inovasi tersebut. Sebagai putra daerah Wakatobi, ia memahami tantangan masyarakat kepulauan dalam mengakses pelayanan publik. Menurutnya, SIMPUL menjadi langkah nyata Polri dalam menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan merata bagi masyarakat.

” Sebagai orang Wakatobi, saya sangat mengapresiasi peluncuran layanan SIM di pulau-pulau. Semoga di Hari Bhayangkara ke-80 ini Polda Sultra semakin jaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami juga berharap kegiatan seperti Bhayangkara Run mampu mendorong berkembangnya sport tourism di Sulawesi Tenggara ,” ujarnya.

Ditempat Yang Sama, Direktur Lalu Lintas Polda Sultra Kombes Pol. Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.H. menjelaskan, SIMPUL dihadirkan untuk memangkas berbagai kendala yang selama ini dihadapi masyarakat kepulauan dalam mengurus SIM, terutama tingginya biaya transportasi dan waktu perjalanan menuju kota.

” Program SIM Masuk Pulau bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengurus SIM tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk transportasi maupun kebutuhan lainnya. Pelayanan kami hadir lebih dekat agar masyarakat memperoleh akses yang sama terhadap pelayanan kepolisian ,” jelas Dirlantas.

Dirinya mengungkapkan, Untuk tahap awal, layanan SIMPUL telah diterapkan di Kabupaten Konawe Kepulauan (Wawonii), Kabupaten Buton Tengah, dan Pulau Kabaena. Ke depan, Polda Sultra akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan agar inovasi tersebut dapat menjangkau lebih banyak wilayah kepulauan di Sulawesi Tenggara.

Kehadiran SIMPUL mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kalvin (35), warga asal Wawonii yang hadir saat peluncuran di Kendari, mengaku bangga karena untuk pertama kalinya masyarakat Konawe Kepulauan dapat mengurus SIM di daerahnya sendiri.

” Sudah 13 tahun sejak Konawe Kepulauan menjadi kabupaten, baru kali ini kami bisa mengurus SIM di pulau sendiri. Biasanya kami harus menyeberang ke Kendari. Ini sangat membantu masyarakat ,” sampainya.

Hal senada disampaikan Syahrun, warga Wawonii yang mengikuti peluncuran melalui sambungan Zoom. la menyampaikan ucapan rasa terima kasih kepada Kapolda Sultra atas hadirnya layanan Inovasi tersebut.

” Terima kasih Bapak Kapolda. Sekarang masyarakat Wawonii sudah bisa mengurus SIM di daerah sendiri. Saat ini sudah ada sekitar 800 orang yang mengajukan permohonan SIM di Wawonii ,” pungkasnya.

Melalui inovasi SIMPUL, Polda Sultra menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah dijangkau, inklusif, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah kepulauan, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang bertemakan ” Polri Untuk Masyarakat.”