ACEH – Pasca bencana banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, sisa genangan air masih merendam sejumlah titik, termasuk kompleks Markas komando (Mako) Kompi A Batalyon 111/KB. Menanggapi kondisi tersebut, Pasukan 1 Korps Brimob Polri terjun langsung memberikan bantuan teknis untuk menguras air yang menggenangi area Mako tersebut.
Dengan mengerahkan mesin pompa air berkapasitas besar dan peralatan pendukung lainnya, personel pasukan Brimob 1 Korps Brimob Polri berjibaku bersama personel TNI berjibaku menyedot dan menguras genangan air yang menetap di markas tersebut guna mempercepat normalisasi operasional satuan.
” Disini, kami membantu Kompi A Batalyon 111/KB untuk menyedot air yang tergenang di Markas Komando ,” ujar Danpas 1 Korps Brimob Polri, Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H. kepada awak media ini pada, Senin (29/12/2025).
Jenderal Polisi bintang satu di pundak itu juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergitas antara Polri dan TNI dalam menghadapi bencana, di mana kepentingan bangsa dan negara harus selalu ditempatkan di depan.
” Saya juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tulus untuk personel Pasukan Brimob 1 Korps Brimob Polri yang membantu menyedot air yang tergenang di Markas Kompi A Batalyon 111/KB. Kita berharap sinergi TNI dan Polri ke depan semakin solid dan kompak untuk masyarakat “, ungkap Danpas 1 Korps Brimob 1.
Alumni Akpol 91 itu, menegaskan. Aksi kolaboratif ini menjadi simbol kuat bahwa stabilitas dan pemulihan pasca bencana di Aceh Tamiang memerlukan kerja sama erat dari seluruh unsur keamanan.
” Sinergi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penanganan fisik infrastruktur, tetapi juga terus berlanjut dalam misi-misi kemanusiaan lainnya untuk memastikan Aceh Tamiang segera pulih sepenuhnya “, tutup Brigjen Pol. Anang Sumpena.





