NAGEKEO – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024 M, Kepolisian Resor Nagekeo menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Turangga -2024 dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H yang dipimpin oleh Kapolres Nagekeo AKBP Andrey Valentino,S.I.K, bertempat dilapangan Apel Mapolres Nagekeo, Rabu (03/04/2024).
Pelaksanaan Apel Gelar Pasukan tersebut Turut dihadiri Pabung 1625 Ngada-Nagekeo, Danpos AL Marapokot, PJU Polres Nagekeo, Kasat Pol-PP Kabupaten Nagekeo, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nagekeo, Ketua MUI Kabupaten Nagekeo, Kepala Depag Kabupaten Nagekeo dan Kepala Rumah Sakit Aeramo Kabupaten Nagekeo.
Kapolres Nagekeo AKBP Andrey Valentino, S.I.K. pada kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa Apel gelar pasukan ini dilaksanakan, adalah untuk mengecek kesiapsiagaan Personil, sarana prasaran dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H yang berbasis Sinergitas agar dapat terwujud output, yaitu adanya kesiapsiagaan dari seluruh komponen dalam melaksanakan pengamanan kontijensi yang mungkin terjadi Khususnya di wilayah Hukum Polres Nagekeo.
” Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2024 sebagai komitmen nyata Sinergitas TNI-Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1445 H,” Ujar Kapolres Nagekeo AKBP Andrey Valentino, S.I.K dalam kata sambutannya.
Ditambahkan olehnya. Aspek keamanan dari gangguan Kamtibmas juga harus menjadi perhatian penting, baik pada rumah yang ditinggalkan, jalur mudik, maupun lokasi wisata dan pusat keramaian lainnya. Dengan melaksanakan patroli bersama pada jam-jam rawan, juga menyiapkan layanan pelaporan rumah yang ditinggalkan dan penitipan kendaraan sehingga masyarakat dapat mudik dengan tenang.
Selain itu, libatkan kelompok-kelompok organisasi masyarakat dan keagamaan dalam pengamanan Shalat Ied sebagai wujud toleransi dan keberagaman yang ada di Indonesia.
” Disamping itu juga Kamseltibcarlantas dan gangguan kamtibmas, stabilitas harga dan ketersediaan Bapokting serta BBM harus tetap terjaga. Oleh karena itu tingkatkan koordinasi dan lakukan langkah-langkah bersama dengan stakeholder terkait, sehingga stok dan harga dapat tetap terjaga, dan seluruh perkembangan di lapangan harus diimbangi dengan strategi komunikasi publik yang baik. Serta Pastikan masyarakat dapat mengetahui informasi yang dibutuhkan melalui berbagai saluran, agar dapat merencanakan perjalanannya dengan nyaman “, ungkap Kapolres.
Orang nomor satu di Polres Nagekeo itu juga menjelaskan. ” Dengan Berbagai upaya tersebut diharapkan Operasi ini dapat berjalan dengan optimal, sehingga masyarakat dapat merasakan “Mudik Aman, Ceria, Penuh Makna” dan menjadikan momentum Hari Raya Idul Fitri ini dapat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, persatuan, dan kesatuan seluruh lapisan masyarakat”, tutupnya.






