Serdik Sespimti Dik Reg Ke-33 dan Sespimmen 64 Tahun 2024 Gelar Orasi Ilmiah Jelang Penutupan Pendidikan

oleh -895,850 views
oleh

LEMBANG – Menjelang pelaksanaan Kegiatan Penutupan Pendidikan (Tupdik). Sespimti Polri Dik reg ke-33 dan Sespimmen Polri Dik reg ke-64 Sespim Lemdiklat Polri, tahun 2024, menggelar Orasi Ilmiah, bertempat di Gedung Oetaryo Sespim Lemdiklat Polri, Lembang Provinsi Jawa Barat, Selasa (27/08/2024).

Dimana kegiatan orasi ilmiah yang digelar tersebut mengangkat judul “Strategi Penguatan Penanggulangan Tindak Pidana Kekerasan Seksual” yang disampaikan oleh Peserta Didik (Serdik) Sespimti Polri Dik reg ke-33 Jean Calvijn Simanjuntak, dan diikuti oleh seluruh Peserta Didik Sespimti Polri Dik reg ke-33 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-64 T.A 2024.

Kasespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Prof Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si, pada kata sambutannya menyampaikan.

“ Pemimpin adalah orang-orang yang rela, berani, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu sesuai dengan judul kegiatan hari ini, mari kita bersama-sama menjaga dan menanggulangi segala macam bentuk tindak pidana.Terlebih tindak pidana seksual, yang mana masih banyak terjadi disekitar kita ”. Ujar Kasespim Lemdiklat Polri.

Selain itu. Jenderal bintang dua di pundak itu, juga menuturkan. ” Bahwa Kekerasan seksual merupakan masalah kompleks yang mencakup aspek hukum, kesehatan, psikologi, dan sosial yang berdampak luas bagi hidup dan kehidupan”, pungkas Irjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si.

Sementara itu. Serdik Sespimti Polri Dik reg ke-33 Jean Calvijn Simanjuntak, menjelaskan. Saat ini Indonesia mengalami darurat kekerasan seksual. Yang mana jumlah kasus kekerasan seksual bertambah sebesar 14.02% pada tahun 2023. Dan kelompok yang rentan menjadi sasaran adalah orang lanjut usia, anak-anak, fakir miskin, wanita hamil, penyandang disabilitas, dan perempuan.

” Oleh karena itu, terdapat beberapa rekomendasi yang saya sampaikan. seperti membentuk Tim Terpadu Kekerasan Seksual Indonesia (AKSI), Penegakan Hukum Terpadu (TPKS) dan menyusun SKB Perlindungan dan Pemulihan Korban. TPKS, membuat sistem pengawasan dan pelayanan terpadu (IMSS) “, jelas Jean Calvijn Simanjuntak.

Tidak hanya itu. Serdik Jean Calvijn Simanjuntak juga turut mengungkapkan bahwasanya seluruh Peserta Didik Sespimti Polri Dik reg ke-33 dan Peserta Didik Sespimmen Polri Dik reg ke-64 Tahun 2024 telah menghasilkan sebanyak 43.641 Produk dan Kegiatan Literasi.

” Yang termasuk dalam Produk dan Kegiatan Literasi adalah :

1. Dalam bidang moral, etika dan spiritual, seni budaya, olahraga, dan bakti masyarakat.

2. Dalam bidang akademik seperti :

Quotes, esai, artikel dan jurnal, konten edukatif, video kreatif dan vlog, peluncuran bedah buku, dialog kebangsaan, podcast dan talkshow, debat akademik, leader branding Hoegeng, FGD dan seminar sekolah, leader branding dan leader expo, pojok literasi, pembuatan e-book, manajemen media, serta pembuatan aplikasi literasi “, tutup Jean Calvijn Simanjuntak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.