Kombes Pol M Arsal Sahban: Dari Penegak Hukum ke Ketua RT

oleh -779,627 views
oleh

JAKARTA – Kombes Pol M. Arsal Sahban tidak hanya dikenal sebagai sosok yang tegas terhadap para pelaku kejahatan bersama tim cobra nya. tetapi juga dikenal sebagai sosok pribadi yang sangat peduli dengan masyarakat.

Hal ini dibuktikan dengan terpilihnya Kombes Pol M Arsal Sahban secara aklamasi sebagai Ketua RT di lingkungan rumahnya.

“ Saya senang terpilih sebagai Ketua RT karena bisa berinteraksi dengan masyarakat dan bisa membantu menyelesaikan masalah-masalah di lingkungan RT. Ada kepuasan tersendiri bagi saya melihat masyarakat bahagia khususnya warga saya “, ujar Kombes Pol M Arsal Sahban, Sabtu (26/10/2024).

Dikesempatan tersebut, Ketua RW Sunaryo juga menyampaikan. Pemilihan Pak Arsal sebagai Ketua RT secara aklamasi karena semua warga memilih beliau.

“ Pak Arsal ini merupakan sosok yang ramah, rajin menyapa warga, rajin memeriksa kebersihan got dan lingkungan. Koordinasi dengan Pak Arsal juga simpel. Kalau tidak bertemu di pos satpam, kami berkomunikasi lewat WhatsApp “, ungkap Sunaryo.

Selain itu, Perwakilan dari kelurahan Sada Perarih juga menuturkan.

” RW 02 menjadi salah satu benteng di kelurahan tanjung Duren. Karena mampu dengan cepat menjalankan dan mengaplikasikan kebijakan-kebijakan dari Pemprov DKI jakarta, Sehingga memudahkan tugas dari jajaran kelurahan “, pungkasnya.

Kegiatan Pemilihan Ketua RT 014 RW 02 Tanjung Duren dilakukan pada hari jumat, 25 Oktober 2024. di hadiri oleh sekitar 30 warga serta perwakilan dari kelurahan dan Bhabinkamtibmas Polsek Grogol petamburan.

Untuk di ketahui bahwa Kombes Pol M. Arsal Sahban di kenal sebagai Komandan Cobra. beliau sangat di takuti oleh para pelaku begal dan pencuri sapi di kabupaten lumajang Saat beliau menjabat Kapolres. ketegasannya menangkap dan menembak para pelaku begal dan pencuri sapi menjadi momok bagi para pelaku kejahatan.

Dilihat dari data saat Arsal menjabat sebagai Kapolres di tahun 2019. data BPS menampilkan jumlah kejahatan, tahun 2019 ada 312 kejahatan dengan penyelesaian kasus 88,46%. Sedangkan di tahun 2022 (data terakhir yang ada di BPS) jumlah kejahatan mencapai 1.378 kejahatan, berarti ada peningkatan 341 % kasus kejahatan dibanding tahun 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.