JAKARTA – Mengapa Budaya Organisasi Berbeda atau Bertentangan antara yang Ideal dengan yang Aktual?
Karena Literasi yang rendah dan Kepemimpinan yang buruk sehingga mempengaruhi sistem Administrasi, Operasional maupun kapasitasnya.
Mengapa Kekuasaan Berpotensi menjadi Korup? Karena pada kekuasaan tatkala rendah literasi dan masih dikelola dengan cara cara manual, konvensional dan parsial di situlah menjadi potensi korup. Semakin absolut kekuasaannya korupsi nya pun juga absolut.
1. Budaya Organisasi.
2. Gaya Kepemimpinan.
3. Sistem Administrasi.
4. Standar Kualitas Pelayanan.
5. Kompetensi para petugasnya.
6. Sistem Administrasi, Komunikasi dan Informasi serta Pengawasannya.
7. Moralitas Para Petugas.
8. Potensi Penyalahgunaan dan Penyimpangan yang Besar.
9. Broker atau Makelar yang memperpanjang birokrasi.
10. Sistem Reward and Punishment yang tidak jelas.
Mengapa Budaya Malu Hilang? Karena nilai nilai inti yang diagungkan bukan lagi yang ideal atau yang menjadi keutamaan.
Sekalipun baik dan benar, tatkala sedikit yang melakukan dan dianggap duri dalam daging maka yang jauh dari keutamaan akan menjadi kebanggaan.
Mengapa Arogansi Birokrasi masih terus terjadi? Karena gaya feodalisme masih merajai dalam birokrasi.
Mengapa rakyat yang menjadi sasaran dan dikorbankan? Karena orientasinya masih sebatas asal ndoro senang.
Mengapa Lembaga Pendidikan belum menjadi kebanggaan? Karena pusat unggulannya bukan di Lembaga Pendidikan.
Mengapa birokrasi rendah literasi? Karena budaya organisasi dan nilai nilai intinya bukan pada keutamaannya.
Mengapa perilaku organisasi sarat kekerasan bahkan melakukan kejahatan? Karena di dalam pendidikan dan pelatihan ajaran ajarannya sarat kekerasan dan kejahatan pendidikan.
Mengapa Diskresi Birokrasi cenderung menjadi korup? Karena gaya kepemimpinan yang otoriter yang dominan dan mendominasi.
Artikel Karya Kalemdiklat Polri Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si




