Kualitas Literasi Terefleksi dari Perilaku Organisasi

oleh -194,331 views
oleh

JAKARTA – Literasi bukanlah sekedar baca tulis menghitung atau memecahkan masalah saja melainkan sesuatu yang secara holistik atau sistemik yang berkaitan dengan segala upaya untuk membangun peradaban melalui suatu distrupsi dan perubahan mindset bahkan culture set.

Membangun literasi pada suatu institusi dapat dimulai dari keteladanan pemimpinnya, pikiran, perkataan dan perbuatannya bagi keutamaannya yang akan diikuti anak buahnya dan menjadi core value.

Selain itu, Literasi bagi Pemimpin dan Kepemimpinannya untuk mendasari Kebijakannya menjadi bijaksana, yang mendukung Produktifitas, Kreatifitas, agar dapat Hidup, Tumbuh dan Berkembang serta Meningkat Kualitas Hidupnya.

Literasi yang memadai akan mencerahkan dan mendorong perilaku organisasinya profesional, cerdas, bermoral dan modern. Demikian juga sebaliknya.

Membangun literasi sejatinya membangun sumberdaya manusia sebagai aset institusi agar dengan kesadaran, tanggung jawab dan disiplin bekerja dengan profesional, cerdas, bermoral dan modern.

Membangun literasi merupakan passion untuk merubah mindset yang sejatinya juga sebagai landasan reformasi secara kultural.

Literasi refleksi perilaku organisasi terlihat dari :

1. Pemimpin dan Kepemimpinannya.

2. Kebijakan kebijakannya.

3. Core value nya sebagai basis budaya organisasi.

4. Aturan, SOP hingga Etika kerjanya.

5. Tingkat kualitas Kinerjanya.

6. Tingkat kualitas pelayanan publiknya.

7. Tingkat transparansinya.

8. Tingkat akuntabilitasnya.

9. Tingkat dukungan dari mitranya (Soft power dan Smart powernya).

10. Tingkat kualitas kepercayaan publik.

Artikel Karya Kalemdiklat Polri Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.