STR: Fenomena Snow Flow Parenting Pada Pendidikan Andragogik

oleh -557,596 views
oleh

JAKARTA – Snow flow parenting adalah pola asuh di mana orang tua terlalu protektif dan ikut campur dalam kehidupan anak-anaknya.

Pola asuh ini juga disebut sebagai pola asuh mesin pemotong rumput atau pola asuh buldoser.

Ciri-ciri snow flow parenting:

1. Orang tua menyingkirkan semua rintangan yang dihadapi anak.

2. Orang tua mengambil alih tanggung jawab anak, seperti menyiapkan kebutuhan sekolah, atau memutuskan pilihan ekstrakurikuler.

3. Orang tua mengutamakan efisiensi daripada kemandirian.

Dampak Snow flow parenting:

1. Menghambat pertumbuhan pribadi anak.

2. Menghambat kemampuan anak untuk menangani kesulitan hidup secara mandiri.

3. Membuat anak tidak mandiri dan selalu bergantung kepada orang lain.

4. Mengganggu keseimbangan yang rapuh antara dukungan dan kemandirian.

5. Menghambat perkembangan keterampilan hidup yang penting.

6. Membatasi kemampuan dalam keberanian mengambil keputusan.

Meskipun pola asuh ini bermula dari rasa cinta dan perhatian terhadap kesejahteraan anak, namun melindungi anak dari setiap tantangan dan kegagalan dapat membahayakan kesejahteraan jangka panjang anak.

Mungkinkah pola ini terjadi pada pendidikan orang dewasa. sangat mungkin. meski dengan alasan kasih anak sepanjang penggalan dan kasih ibu sepanjang jalan.

Pengejawantahannya bukan sebagaimana konsep di Atas. pendidikan orang dewasa adalah menyiapkan peserta didik dengan kemapuan dan kemandirian agar tidak selalu mengalami ketergantungan.

Saat seorang peserta didik yang disiapkan untuk menghadapi masa depan tidak dapat lagi selalu dalam pengaruh dan ketiak orang tua.

Artikel Karya Tulis Karobindiklat Lemdiklat Polri Brigjen Pol Susilo Teguh Raharjo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.