Bakom RI Ajak Media Digital Jaga Kualitas Demokrasi Nasional

oleh -28 views

Jakarta – Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom RI) menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas ekosistem informasi publik nasional, termasuk mendukung berkembangnya new media yang profesional, independen, dan bertanggung jawab.

Hal tersebut disampaikan dalam rilis media resmi Bakom RI terkait pertemuan bersama Indonesia New Media Forum (INMF) pada 5 Mei 2026 lalu. Dalam audiensi tersebut, INMF memperkenalkan organisasi serta menjelaskan visi pengembangan new media agar memiliki standar yang lebih baik, mulai dari legalitas perusahaan, alamat jelas, hingga penanggung jawab media.

Bakom RI menyambut baik upaya tersebut sebagai langkah positif dalam membangun ruang informasi digital yang sehat dan kredibel. Dalam diskusi, Bakom juga mengangkat pentingnya mekanisme verifikasi dan prinsip cover both sides sebagai bagian dari penguatan kualitas pemberitaan di era digital.

Sehari setelahnya, dalam konferensi pers mingguan Program Hasil Terbaik Cepat, Kabakom M. Qodari menegaskan bahwa new media saat ini merupakan bagian penting dari perkembangan lanskap komunikasi publik nasional. Bakom memandang new media sebagai mitra komunikasi dalam penyebaran informasi kepada masyarakat, sebagaimana media konvensional selama ini berperan.

Bakom juga menilai perkembangan dunia media saat ini telah mengalami perubahan besar dibandingkan dua dekade lalu. Kini, terdapat berbagai bentuk media mulai dari media konvensional, new media, media sosial, hingga media DFK (Disinformasi, Fitnah, Kebencian). Dalam pandangan Bakom, media DFK menjadi tantangan bersama yang harus dilawan demi menjaga kualitas demokrasi dan ruang publik yang sehat.

Dalam keterangannya, Bakom menegaskan tidak ada kontrak kerja sama ataupun arahan editorial terhadap media tertentu. Pertemuan dengan berbagai pelaku new media semata bertujuan membuka ruang komunikasi dan memperluas akses informasi publik secara transparan dan demokratis.

Bakom RI juga menegaskan penghormatan penuh terhadap independensi media, baik new media maupun media konvensional. Kritik, koreksi, serta mekanisme cover both sides disebut sebagai bagian penting dalam menjaga demokrasi yang sehat dan berkualitas.

Langkah Bakom RI ini dinilai sebagai upaya adaptif pemerintah dalam merangkul perkembangan media digital, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem informasi yang lebih profesional, independen, dan bertanggung jawab di tengah pesatnya arus informasi era modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.