Jelang Operasi Patuh Siginjai 2026, Satlantas Polresta Jambi Ajak Masyarakat Patuhi Aturan dan Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas

oleh -16 views
oleh

JAMBI – Menyusul semakin padatnya arus lalu lintas di wilayah Kota Jambi seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat yang terus meningkat, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jambi melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di jalan raya.

Ajakan ini disampaikan khususnya menjelang pelaksanaan Operasi Patuh Siginjai 2026, yang akan digelar pada tanggal 08 sampai dengan 21 Juni 2026 sebagai upaya pengendalian dan penertiban berlalu lintas secara terpadu.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K.,M.H. melalui Kasat Lantas, AKP Rio Renaldy Siregar, S.T.K.,S.I.K. menyatakan bahwa Operasi Patuh Siginjai Tahun 2026 merupakan salah satu program rutin yang diselenggarakan untuk menekan angka pelanggaran, mengurangi risiko kecelakaan, serta menanamkan kesadaran hukum dan keselamatan kepada seluruh pengguna jalan. Nama “Siginjai” sendiri diambil dari senjata tradisional khas masyarakat Jambi, yang melambangkan ketajaman, ketegasan, dan perlindungan bagi warga.

” Operasi ini bukan semata-mata untuk melakukan penindakan saja, tetapi lebih mengedepankan pendekatan edukasi, pembinaan, dan penyadaran. Kami ingin masyarakat memahami bahwa mematuhi peraturan lalu lintas bukanlah kewajiban yang memberatkan, melainkan bentuk tanggung jawab untuk melindungi diri sendiri, keluarga, dan orang lain di sekitar kita ,” tegasnya.

Menjelang pelaksanaan operasi tersebut, pihak Satlantas Polresta Jambi juga menerangkan sasaran prioritas jenis pelanggaran yang sering terjadi di jalan raya, yaitu:

1. Pengendara yang menggunakan handphone saat berkendara.

2. Pengemudi atau pengendara Ranmor yang masih dibawah umur.

3. Pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari 1(Satu) orang.

4. Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm dan pengemudi tidak menggunakan sabuk pengaman (Safety Belt).

5. Pengemudi atau pengendara Ranmor dalam pengaruh alkohol atau obat obatan terlarang.

6. Pengemudi atau pengendara Ranmor yang melawan arah.

7. Pengemudi atau pengendara Ranmor yang melebihi batas kecepatan.

8. Pengemudi atau pengendara yang menggunakan knalpot brong.

9. Pengendara yang menggunakan plat tidak sesuai standar.

Selanjutnya, Kasat Lantas AKP Rio Renaldy Siregar juga menuturkan. Selain penindakan, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi secara langsung di titik-titik keramaian, pertigaan, persimpangan utama, serta lingkungan pendidikan dan tempat kerja. Sosialisasi juga disebarluaskan melalui media sosial dan media massa agar pesan keselamatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Dirinya juga menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Patuh Siginjai 2026 tidak dapat diraih hanya dengan upaya kepolisian semata, tetapi sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diajak untuk: Selalu memahami dan mematuhi semua peraturan lalu lintas yang berlaku. Melengkapi kendaraan dengan surat-surat yang sah serta memastikan kondisi kendaraan selalu layak jalan. Menjadi teladan bagi keluarga, anak-anak, dan lingkungan sekitar dengan perilaku berlalu lintas yang tertib. Melaporkan jika melihat tindakan atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kecelakaan atau gangguan ketertiban di jalan raya. Menghindari kebiasaan buruk saat berkendara, seperti tergesa-gesa, emosi, atau tidak menghargai pengguna jalan lain.

” Keselamatan adalah hak setiap orang, namun ketertiban adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jadikan Operasi Patuh Siginjai 2026 sebagai momentum untuk memperbaiki kebiasaan buruk dan membangun budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan manusiawi di Kota Jambi tercinta ,” pungkas Kasat Lantas.

Satlantas Polresta Jambi juga berkomitmen untuk menjalankan seluruh rangkaian kegiatan operasi ini secara profesional, transparan, dan sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.

” Masyarakat diminta untuk tidak merasa takut atau khawatir, melainkan melihat kehadiran petugas sebagai mitra yang peduli demi terciptanya lingkungan berlalu lintas yang nyaman dan bebas dari risiko kecelakaan. Dengan kesadaran dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, diharapkan Operasi Patuh Siginjai 2026 dapat berjalan lancar dan mencapai tujuannya, yaitu menciptakan Kota Jambi yang aman, tertib, dan menjadikan jalan raya sebagai tempat yang nyaman untuk dilalui tanpa rasa cemas “, tutup AKP Rio Renaldy Siregar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.