JARI 98 Sebut Kapolres Kediri Layak Dapat Penghargaan, GOOD JOB POLRI Hadir untuk Rakyat

oleh -2 Dilihat

KEDIRI — Respons cepat jajaran Polres Kediri dalam menangani persoalan dugaan penggelapan sepeda motor mendapat apresiasi dari Wasekjen Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI 98), Donny Fraga Wijaya.

Donny mengapresiasi langkah Kapolres Kediri AKBP Dr. M. Wahyudin Latif bersama jajarannya yang dinilai mampu merespons persoalan masyarakat secara cepat serta mendorong penyelesaian yang mengedepankan komunikasi dan musyawarah.

Menurut Donny, penyelesaian persoalan masyarakat tidak selalu harus berujung pada konflik berkepanjangan. Ketika para pihak memiliki itikad baik dan persoalan dapat diselesaikan secara damai sesuai ketentuan yang berlaku, langkah tersebut dinilai dapat memberikan kepastian sekaligus menjaga hubungan baik antarpihak.

“Good job, jempol. Ini layak mendapatkan apresiasi. Cepat merespons persoalan yang dihadapi masyarakat dan membantu mencari penyelesaian. Ini baru Polri, Polisi Rakyat, yang hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Donny, hari ini.

Ia menilai pendekatan yang cepat, profesional dan humanis penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap kepolisian. Terlebih, masyarakat membutuhkan aparat yang tidak hanya hadir ketika perkara sudah besar, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi ketika persoalan muncul di tengah masyarakat.

Apresiasi tersebut juga dikaitkan dengan semangat pelayanan publik yang menjadi perhatian Kapolres Kediri sejak awal menjabat. AKBP Wahyudin Latif sebelumnya menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum yang humanis, profesional dan berkeadilan menjadi salah satu fokus kepemimpinannya.

Donny berharap pola pelayanan seperti itu terus dipertahankan dan diperkuat.

“Masyarakat itu butuh polisi yang cepat tanggap, mau mendengar dan hadir memberikan solusi. Bukan hanya penindakan, tetapi juga bagaimana persoalan bisa diselesaikan dengan baik ketika memang ruang perdamaian terbuka,” jelasnya.

Ia juga mengibaratkan semangat tersebut dengan karakter Kampung Inggris Pare yang dikenal dengan praktik langsung dan komunikasi.

“Di Kampung Inggris ada istilah: practice makes perfect. Dalam pelayanan kepolisian juga begitu, hadir langsung, dengarkan masyarakat, cari solusi. Jangan hanya good speech, tetapi good action. Kalau masyarakat merasa dilayani, trust akan tumbuh,” tambahnya.

Donny menambahkan, keberadaan Polri di tengah masyarakat harus terasa nyata. Baginya, keberhasilan aparat bukan hanya diukur dari banyaknya perkara yang diungkap, tetapi juga dari kemampuan memberikan rasa aman, kepastian dan penyelesaian terhadap persoalan warga.

“Keep going, Pak Kapolres. Stay close to the people. Good service, good communication, good solution. Ini yang membuat masyarakat bilang: Polisi memang untuk rakyat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.